BAB I
BISNIS DAN LINGKUNGAN BISNIS
Pengertian,
Bisnis adalah : Merupakan suatu kegiatan usaha individu yang terorganisasi untuk menghasilkan atau menjual barang dan jasa guna mendapatkan keuntungan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat (Hugnes dan Kapoor).
Bisnis adalah : Suatu lembaga yang menghasilkan barang dan jasa yang dibutuhkan oleh masyarakat, apabila kebutuhan masyarakat meningkat maka lembaga bisnis inipun akan meningkat pula perkembangannya dalam melayani masyarakat (Brown dan Protello).
Pendapat
lain mengatakan Bisnis adalah : Sejumlah total usaha yang meliputi pertanian, produksi, konstruksi, distribusi, transportasi, komunikasi, usaha jasa dan pemerintahan yang bergerak dalam bidang pembuatan dan pemasaran barang dan jasa ke konsumen.
Lanjutan;
Kata Bisnis berasal dari bahasa Inggris “Bussines” yang artinya “Kegiatan
Usaha”.
Secara luas istilah “bisnis” sering diartikan : Sebagai keseluruhan kegiatan usaha yang dijalankan oleh orang atau badan secara teratur dan terus menerus, yaitu berupa kegiatan mengadakan barang/jasa maupun fasilitas-fasilitas untuk diperjualbelikan, dipertukarkan, atau disewagunakan dengan tujuan mendapatkan keuntungan.
Kegiatan bisnis dapat dikelompokan menjadi 5 bidang usaha :
1.Bidang Industri, misalnya : Pabrik radio, mobil, tekstil dll.
●
2.Bidang Perdagangan, misalnya ; Agen, makelar, toko besar, toko kecil dll.
●
3.Bidang Jasa, misalnya ; Konsultan, penilai, akuntan, perhotelan dll.
●
4.Bidang Agraris, misalnya ; Pertanian, peternakan, perkebunan dll.
●
5.Bidang Ekstraktif, misalnya ; Pertambangan, penggalian dsbnya.
Macam – macam Kegiatan Bisnis.
1.Usaha
Pertanian.
Seperti : Peternakan, usaha perkebunan, pertanian, sawah, sayuran, buah-buahan, perikanan dan sebagainya.
2.Usaha
Produksi.
Usaha produksi bahan mentah misalnya : yang bergerak dalam bidang kehutanan dan pertambangan. Usaha menghasilkan bahan mentah ini sangat penting bagi industri lainnya.
3.Usaha
Pabrik/Manufactur.
Usaha ini mengelola bahan mentah menjadi bahan baku sampai menjadi bahan jadi. Disini pun pekerja sebagian besar penduduk sebagai tenaga kerja. Usaha pabrik/manufactur banyak dijumpai disepanjang jalan raya ataupun lokasi yang ditetapkan pemerintah.
4.Usaha
Konstruksi.
Usaha
konstruksi bergerak dalam usaha pembangunan. Seperti : Pembangunan jalan-jalan, bangunan rumah, gedung, rumah sakit, sekolah, bangunan perkantoran, pabrik dan sebagainya.
5.Usaha
Perdagangan Besar dan kecil.
Usaha perdagangan besar dan kecil , disini bekerja lebih banyak lagi tenaga kerja pada toko-toko besar maupun kecil yang tersebar di seluruh pelosok tanah air.
Lanjutan;
6. Usaha Transportasi dan Komunikasi.
kegiatan pengangkutan dan komunikasi, usaha ini sangat membantu kelancaran kegiatan bisnis, kelancaran transportasi membantu mengangkut bahan baku dan barang dari pedagang besar. Semua kegiatan bisnis akan lumpuh jika kegiatan transportasi ini terhenti Demikian juga kegiatan komunikasi seperti telepon, telegram, radio, televisi, sangat memudahkan kegiatan trensaksi bisnis secara cepat dan efisien.
7. Usaha Finansial, Asuransi dan Real Estate.
Usaha ini meberikan kemudahan kepada kegiatan bisnis. Tanpa guna perbankan, maka kegiatan bisnis secara modern tidak mungkin berkembang, karena perbankan memberi kemungkinan mendapat kredit dan memberi fasilitas memudahkan terjadi transaksi. Demikian usaha asuransi menbantu mengatasi resiko yang mungkin dihadapi oleh bisnis. Real estate membantu membangun perumahan dengan perencanaan pengaturan lingkungan yang sehat kemudian dijual secara cicilan kepada konsumen.
LINGKUNGAN BISNIS
Adalah : Faktor-faktor yang berada diluar jangkauan perusahaan yang dapat menimbulkan suatu peluang atau ancaman.
Faktor Lingkungan Bisnis, yaitu :
1.Lingkungan Mikro Bisnis.
Adalah : Para pelaku yang secara langsung berkaitan dengan lingkungan, yang mempengaruhi perusahaan.
2.Lingkungan Makro ( Lingkungan Umum )
Adalah : Kekuatan-kekuatan yang timbul dan berada diluar jangkauan serta biasanya terlepas dari situasi operasional perusahaan.
Lingkungan Makro terdiri dari :
1.Faktor
Ekonomi ;
Yang perlu dianalisis adalah : Siklus ekonomi, Gejala inflansi dan deflasi.
2. Faktor Demografi;
Terdiri dari :
- Perubahan jumlah penduduk akan mempengaruhi permintaan.
- Perubahan struktur usia penduduk akan mempengaruhi pemindahan jenis produk sesuai dengan perubahan umurnya.
- Distribusi pendapatan.
-
Tingkat pengangguran.
Lanjutan ;
3. Faktor
Geografi ;
Faktor geografi juga penting diamati oleh perencana strategi, untuk menentukan peluang dan ancaman perusahaan.
4.Faktor Teknologi ;
Perubahan tegnologi membawa pengaruh terhadap perkembangan perusahaan.
5.Faktor Pemerintah ;
Perubahan-perubahan kebijakan pemerintah dalam berbagai bentuk peraturan, dapat merupakan peluang bagi perusahaan dan dapat pula hambatan /
ancaman bagi perusahaan.
6.Faktor Sosial ;
Sosial adalah kebiasaan dan nilai-nilai sosial lingkungan masyarakat, khususnya pelanggan dan karyawan
7.Faktor Politik ;
- Kekuatan politik
- Perbedaan idiologi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar